Meskipun banyak perubahan di bidang desain bangunan komersial, kaca masih tetap menjadi salah satu bahan paling populer yang digunakan dalam konstruksi saat ini. Kaca dikenal karena keindahan, keamanan, dan kemampuannya untuk dipotong sesuai ukuran atau bentuk apa pun. Sekarang, kaca sudah tersedia dalam berbagai jenis, jadi jika Anda memilihnya dengan tepat untuk sebuah proyek maka tidak akan ada masalah secara teknis.

Keuntungan Menggunakan Kaca Sebagai Bahan Bangunan

Dalam bangunan komersial, kaca sudah digunakan secara luas, terutama karena fitur dan keunggulan khususnya. Hal ini terangkum dalam beberapa manfaat kaca sebagai bahan bangunan.

Estetika

Kaca memiliki kemampuan dalam menyerap, membiaskan atau mentransmisikan cahaya. Inilah yang membuat bangunan apa pun terlihat lebih menarik. Misalnya, menggunakan kaca pada fasad bangunan dan interior. Interior akan tampak lebih besar dan terbuka karena ditemani dengan pencahayaan alami yang memiliki efek unik.

Properti fisik

Kaca merupakan isolator listrik yang sangat baik. Kaca lunak itu dapat ditiup, ditarik, dan ditekan ke bentuk apa pun. Ini adalah bahan serbaguna dengan berbagai aplikasi, mulai dari kaca umum hingga furniture. Ia juga tahan terhadap abrasi dan suhu tinggi sehingga, sangat berguna untuk perapian, kompor, dan area bersuhu tinggi lainnya dimana ekspansi material yang rendah diperlukan.

Meningkatkan produktivitas

Pencahayaan alami rupanya memiliki efek psikologis yang positif yang berdampak pada perilaku manusia. Orang yang bekerja di lingkungan yang cukup terang akan menjadi lebih produktif. Inilah sebabnya mengapa jendela besar adalah pilihan yang tepat untuk lingkungan perkantoran.

Tahan Cuaca

Kaca memiliki kemampuan dalam mentransmisikan 80% cahaya matahari ke segala arah tanpa pelapukan, pengaburan, atau penguningan. Kaca juga tahan terhadap cuaca dan karat, tanpa mengurangi visual dan pembaruannya. Permukaan kaca yang halus membuatnya tahan debu, sehingga mudah dalam perawatannya.

Berkelanjutan dan Hemat Energi

Rupanya kaca itu dapat didaur ulang tanpa menghilangkan kualitasnya. Kaca mengurangi beban mati bangunan, karena ringan. Ada banyak produk kaca hemat energi, dan salah satu yang paling banyak digunakan adalah kaca dengan emisivitas rendah (low-e). Jenis kaca ini mencapai penghematan energi dan tagihan utilitas yang lebih rendah, serta poin di bawah sistem peringkat LEED.

Hemat Biaya

Kaca memberikan pencahayaan yang alami sehingga tidak membutuhkan banyak pencahayaan dengan listrik pada siang hari. Efisiensi yang sudah pasti memberikan penghematan energi ini mencapai sinergi dengan sistem MEP. Kombinasi tersebut bisa membantu dalam menurunkan jumlah tagihan listrik Anda.

Mendorong Transparansi atau Privasi

Kaca panel tembus pandang sangat menguntungkan bagi beberapa bisnis. Misalnya, pada tempat penitipan anak, kaca ini menciptakan suasana yang terbuka sehingga meningkatkan keamanan. Beberapa restoran dan toko roti juga menggunakan panel kaca untuk memberikan visual sekilas seperti, teknik menarik oleh para koki dalam proses membuat makanannya. Kalau perusahaan biasa menggunakan panel berpola atau berwarna untuk membiarkan cahaya itu masuk tetapi juga memberikan keamanan. Contohnya, di klinik medis dan kantor yang memiliki jendela geser untuk melakukan interaksi dengan orang lain.

Dalam melakukan pembangunan kaca dibutuhkan pertimbangan, karena tidak bisa asal menggunakan material lain. Dipastikan Anda meninjau semua pro, kontra, dan persyaratan teknis kaca itu sendiri. Dengan perencanaan yang tepat, akan mempermudah untuk memvisualisasikan ekspektasi anda. Kalian bisa berkonsultasi dengan Tamindo Glass, untuk mendapatkan kaca yang tepat sasaran.

Open chat