Panel jendela, cermin, atau furnitur desainer: Kaca menjadi material yang sangat beragam dan kita banyak menemukannya dalam kehidupan sehari-hari. Kaca float digunakan di hampir setiap solusi. Ini adalah kaca flat, yang diproduksi melalui proses floating dan memiliki permukaan yang sangat halus. Baca semua informasi penting tentang pembuatan dan sifat kaca float tamindo glass.

Apa itu Kaca Float?

Kaca float tamindo yang disebut juga dengan kaca flat, yang diproduksi dalam proses floating. Untuk melakukan ini, kaca yang cair dioleskan ke bak timah. Karena kaca lebih ringan dari timah, Ia akan mengapung di permukaan dan menyebar secara merata. Hasilnya, permukaan kaca menjadi sangat halus dan bebas dari kantong udara (seperti gelembung atau goresan). Karena keunggulan ini, proses kaca float sebagian besar telah terbukti dalam proses pembuatan kaca float. Seperti yang telah disebutkan, keuntungan utama kaca pelampung adalah permukaannya yang benar-benar rata. Berbeda dengan proses manufaktur sebelumnya, kaca dapat diproduksi dalam proses float, yang memungkinkan tampilan yang jelas dan tidak terdistorsi.

Design Furniture dari Kaca Float: Klasik

Kaca float juga dihargai dalam desain furniture: dengan permukaannya yang sangat halus dan transparansi sebening kristal, kaca ini sangat ideal untuk produksi furniture kaca halus. Kaca float khas berkilau, sedikit kehijauan, dan memiliki warna hijau bening hingga hijau-hitam di tepinya.

Furniture kaca yang terbuat dari kaca float klasik memancarkan keanggunan yang sangat cocok dengan design kelas atas. Apakah Anda mencari sentuhan modern yang fresh? Maka disarankan untuk menggunakan furnitur kaca tamindo untuk kaca yang ekstra ringan.

Untuk mengenali kaca float lebih detail, berikut ini adalah beberapa sifat yang dimilikinya:

  • Kuat terhadap goresan
  • Permukaan bidang-paralel: Kedua sisi permukaan kaca benar-benar rata dan sejajar satu sama lain.
  • Warna: Biasanya memiliki warna agak kehijauan, yang terlihat di bagian tepinya. Untuk kaca yang lebih ringan, digunakan bahan baku khusus yang rendah oksida besi.
  • Transmisi cahaya tinggi: Kaca float konvensional memiliki transmisi cahaya kira-kira. 85-90%, dengan kaca putih nilainya bahkan lebih tinggi.
  • Ketahanan terhadap perubahan suhu: Sekitar 40 Kelvin (dengan kaca sederhana tanpa perawatan keamanan), yang berarti bahwa kaca float dapat menahan perubahan suhu yang cepat dalam kisaran hingga 40 Kelvin.
  • Fitur-fitur dan proses manufaktur yang relatif murah telah menyebabkan kaca float digunakan dalam berbagai cara saat ini. Sekitar 95% kaca flat adalah kaca float. Penggunaan kaca float antara lain digunakan untuk: jendela, cermin, kaca fasad, dan perabotan kaca. Dalam banyak kasus, kaca ini tidak diproses sebagai single panel: Beberapa glazing dari beberapa panel kaca float sebagian besar digunakan untuk jendela, pintu, dan fasad. Melalui perlakuan khusus, kaca flat juga dapat diolah menjadi kaca safety, laminated, dan insulated.

    Kami harap artikel ini memberi Anda insight baru untuk kebutuhan proyek Anda. Tamindo Glass sebagai sumber kaca berkualitas yang sudah dipercaya untuk membantu mencapai kebutuhan Hotel Mulia, MRT & LRT, Altira Sunter, dan masih banyak lagi. Hubungi kami hari ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang produk kaca-kaca lainnya.

    Open chat